Jumat, 04 Februari 2011

Langkah-Langkah Jadi Penulis

1.     Kamu harus banyak-banyak baca buku. Buat modal kamu untuk menulis. Karena penulis itu     harus lebih luas pengetahuannya dibanding pembacanya.

2.   Kamu harus banyak bertanya dengan orang-orang yang berpengalaman. Hal ini akan membuat kamu jadi tahu apa saja kekurangan serta kelebihanmu. Setelah mengetahui apa kelebihannya, maka tinggal mengembangkan agar lebih keren lagi.

3.    Kamu dapat mengikuti pelatihan-pelatihan untuk menulis. Hal ini untuk membiasakan kamu menulis.

4.   Kamu harus menghilangkan rasa malas kamu. Ya, iyalah, gimana mau menulis kalau kamu masih malas buat menumpahkan isi otak kamu ke dalam selembar kertas.

5.   Jangan pernah putus asa untuk menulis. Kenapa? Karena dalam belajar itu pasti ada hal-hal yang nggak mengenakkan. Dan juga jangan takut untuk salah dan cobalah terus belajar serta menempuh berbagai jalan untuk sukses. Karena dengan mencoba, kamu bakal tahu hal-hal yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya.



    Sumber: Majalah Annida 


Awas 10 Rambu Durhaka


Ada begitu banyak perilaku yang mengandung potensi durhaka yang harus kita waspadai, kayak 10 rambu durhaka berikut ini:
1.   Mengusik perasaan orang tua, bisa berupa perkataan maupun perbuatan yang bikin orang tua jadi sakit hati.
2.   Bilang, “Ah!” (dengan nada mengumpat) saat mestinya kita memenuhi panggilan orang tua.
3.    Membentak atau menghardik orang tua.
4.   Pelit, nggakpeduli sama kebutuhan hidup orang tua. Lebih memilih care sama teman daripada membelikan sesuatu yang bisa bikin orang tua senang. Kalaupun akhirnya memberikan sesuatu, itu kita lakukan dengan terpaksa dan penuh perhitungan.
5.   Cemberut alias bermuka asem sama orang tua, apalagi ditambah dengan gaya merendahkan mereka sambil bilang, “kolot, katro, wong ndeso!”.
6.   Berani nyuruh-nyuruh orang tua, kayak kita tuan besar dan orang tua jadi jongos hina. Apalagi kalau orang tua kita sudah tua dan sakit-sakitan. Tapi, poin nggak termasuk kalau orang tua memang tulus ikhlas melakukannya (tuh, beliau masih saja pengen menyenangkan kita).
7.    Mencemarkan nama baik orang tua di depan orang banyak dengan cara menjelek-jelekkan mereka.
8.   Bikin rusuh suasana rumah, misalnya nyetel musik yang bikin kepala orang tua berjedar, ngerokok yang bikin orang tua batuk-bstuk dan sesak napas.
9      Nggak mencoba memahami orang tua dengan karakternya, terutama orang tua yang sudah masuk masa lansia, dengan perubahan perilaku yang butuh kesabaran tinggi buat menyikapinya.
10. Malu mengakui orang tua kepada orang lain. Mungkin karena tua, jelek, bengek, dan udik, kita tega meninggalkan orang tua tertatih-tatih jauh di belakang kita waktu jalan bareng, atau menempatkan mereka di pojok yang sepi saat kita secara terpaksa mengajak mereka ke sebuah acara. 

Sabda Nabi: Dua perbuatan dosa yang Allah cepatkan azabnya di dunia yaitu berbuat zalim dan durhaka kepada kedua orang tua.

Sumber: Majalah Annida